Rabu, 12 Februari 2014
Jumat, 07 Juni 2013
ILMU ALAMIAH DASAR
PENGERTIAN ILMU ALAMIAH DASAR
a) Tujuan Instruksional Umum
b) Tujuan Instruksional Khusus
1. Dapat menjelaskan perkembangan naluri kehidupan manusia.
2. Dapat menjelaskan perkembangan alam pikir manusia dalam memenuhi kebutuhan terhadap "Rahasia ingin tahu" nya.
3. Dapat memberi alasan yang diterima mitos dalam kehidupan masyarakat.
Secara sederhana Ilmu Budaya
Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan
pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji
masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Istilah llmu Budaya Dasar
dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanitiesm yang
berasal dari istilah bahasa Inggris "The Humanities". Adapun istilah
Humanities itu sendiri berasal dan bahasa latin humanus yang bisa diartikan
manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari the htimanities diandaikan
seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus.
Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan
nilai-nilai yaitu nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia
berbudaya. Agar supaya manusia bisa menjadi humanus, mereka hams mempelajari
ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang
lain sebagai manusia itu sendiri.
Untuk mengetahui bahwa Ilmu
Budaya Dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya, lebih dahulu perlu diketahui
pengelompokan ilmu pengetahuan. Prof.Dr.Harsya Bachtiar mengemukakan bahwa ilmu
dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar, yaitu :
1. Ilmu-ilmu Alamiah ( natural
science )
Ilmu ilmu
alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam
semesta. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan
menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat
analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis itu kemudian
digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi . Hasil penelitiannya
100 % benar dan 100 % salah. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu alamiah antara
lain ialah astronomi, fisika, kimia, biologi, kedokteran, mekanika.
2. Ilmu-ilmu Sosial ( social
science )
Ilmu-ilmu
sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam
hubungan antar manusia. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah sebagai
pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tetapi hash penelitiannya tidak mungkin 100 %
benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan
antar manusia itu tidak dapat berubah dari saat ke saat. Yang termasuk kelompok
ilmu-ilmu sosial antara lain ilmu ekonomi, sosiologi, politik, demografi,
psikologi, antropologi sosial, sosiologi hukum, dsb.
3. Pengetahuan budaya ( the
humanities pengertian umum tentang konsep-konsep yang
dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan
perkataan lain Ilmu Budaya dasar menggunakan pengertian-pengertian yang berasal
dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan pemikiran
dan kepekaan dalam mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Ilmu budaya
dasar berbeda dengan pengetahuan budaya. Ilmu budaya dasar dalam bahasa Inggris
disebut dengan Basic Humanities. Pengetahuan budaya dalam bahasa inggris
disebut dengan istilah the humanities. pengetahuan budaya mengkaji masalah
nilai-nilai manusia sebagai mahluk betbudaya ( homo humanus ), sedangkan Ilmu
budaya dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar
dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji
masalah-masalah manusia dan budaya.
Tujuan Ilmu Alamiah Dasar
Tujuan Ilmu
Alamiah Dasar terbagi dua,yaitu :
a) Tujuan Instruksional Umum
Tujuannya
adalah dimana dapat memahami perkembangan penalaran manusia terhadap
gejala-gejala Alam sampai terwujudnya metode ilmiah yang secara khusus dari
ilmu pengetahuan Alam.
b) Tujuan Instruksional Khusus
1. Dapat menjelaskan perkembangan naluri kehidupan manusia.
2. Dapat menjelaskan perkembangan alam pikir manusia dalam memenuhi kebutuhan terhadap "Rahasia ingin tahu" nya.
3. Dapat memberi alasan yang diterima mitos dalam kehidupan masyarakat.
Aqidah
Pengertian Akidah
- Ilmu yang membicarakan perkara-perkara yang berkaitan keyakinan terhadap Allah swt dan sifat-sifat kesempurnaanNya.
- Setiap umat Islam wajib mengetahui, mempelajari dan mendalami ilmu akidah supaya tidak berlaku perkara-perkara yang membawa kepada penyelewengan akidah kepada Allah swt
- Akidah sebenar adalah akidah yang berdasarkan pada al-Quran dan As-Sunnah
Ilmu Akidah
Ilmu TauhidIlmu yang menerangkan tentang sifat Allah swt yang wajib diketahui dan dipercayai
Ilmu Usuluddin
Suatu ilmu yang kepercayaan dalam agama Islam, iaitu kepercayaan kepada Allah swt dan pesuruhNya
Ilmu Makrifat
Suatu ilmu yang membahaskan perkara-perkara yang berhubung dengan cara-cara mengenal Allah swt
Ilmu Kalam
Sesuatu ilmu yang membahas tentang akidah dengan dalil-dalil aqliah (ilmiah) sebagai perisai terhadap segala tentangan daripada pihak lawan
Ilmu Akidah
Suatu ilmu yang membahas tentang perkara-perkara yang berhubung dengan keimanan kepada Allah swt
Uraian Rukun Iman
Sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Muslim, dari Umar Ibni Al-Khattab r.a bahawa di dalam pertemuan malaikat Jibril dengan Rasulullah saw di dalam sebuah majlis yang dihadiri oleh ramai sahabat-sahabat Rasulullah saw maka Jibril telah mengemukakan pertanyaan kepada Rasulullah saw yang bermaksud:-“Jibril telah berkata kepada Rasulullah, kamu terang kepadaku mengenai iman maka jawab Rasulullah, iman itu ialah bahawa kami beriman kepada Allah, kepada malaikat, kepada kitab-kitab, kepada rasul-rasul, kepada hari kemudian dan kamu beriman bahawa habuan dan peruntukan bagi kamu sama ada baik atau buruk adalah semua daripada Allah swt, maka Jibril pun berkata kamu telah berkata benar.”
Jadi, dari ayat Al-Quran dan hadith dapatlah disimpulkan bahawa iman itu ialah 6 perkara iaitu:
- Percaya kepada Allah
- Percaya kepada Malaikat
- Percaya kepada Kitab
- Percaya kepada Rasul
- Percaya kepada Hari Kiamat
- Percaya kepada Qada’ dan Qadar
Percaya Kepada Allah Swt
Arti beriman dengan Allah Ta’ala itu ialah mengetahui, percaya dan beriktikad dengan perkara-perkara yang wajib, perkara-perkara mustahil dan perkara yang harus bagi Allah Ta’ala.Beriman dengan Allah juga bermaksud:
- Membenarkan dengan yakin akan adanya Allah
- Membenarkan dengan yakin akan keEsaan Allah, baik dalam perbuatanNya menjadikan alam dan makhluk seluruhnya mahupun dalam menerima ibadat setiap makhluk
- Membenarkan dengan yakin bahawa Allah bersifat dengan segala sifat kesempurnaan, suci dari segala kekurangan dan suci juga dari menyerupai segala yang baharu
“Wahai sekalian manusia!
Beribadatlah kepada Tuhan kamu yang telah menciptakan kamu dan
orang-orang yang terdahulu daripada kamu supaya kamu (menjadi
orang-orang yang ) bertaqwa –
(Surah Al-Baqarah:21)
Sabtu, 27 April 2013
Pengertian Profesi dan Penjelasannya
A. Pengertian
Profesi
Profesi merupakan
suatu jabatan atau pekerjaan yang menuntut keahlian atau keterampilan dari pelakunya.
PROFESI, adalah
pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup
dan yang mengandalkan suatu keahlian.
Profesi
berasal dari bahasa latin “Proffesio” yang mempunyai dua pengertian yaitu
janji/ikrar dan pekerjaan. Bila artinya dibuat dalam pengertian yang lebih luas
menjadi kegiatan “apa saja” dan “siapa saja” untuk memperoleh nafkah yang
dilakukan dengan suatu keahlian tertentu. Sedangkan dalam arti sempit profesi
berarti kegiatan yang dijalankan berdasarkan keahlian tertentu dan sekaligus
dituntut daripadanya pelaksanaan norma-norma sosial dengan baik.
B. Pengertian
Profesional
Profesional
adalah orang yang menyandang suatu jabatan atau pekerjaan yang dilakukan dengan
keahlian atau keterampilan yang tinggi. Hal ini juga pengaruh terhadap
penampilan atau performance seseorang dalam melakukan pekerjaan di profesinya.
“Professional”
mempunyai makna yang mengacu kepada sebutan tentang orang yang menyandang suatu
profesi dan sebutan tentang penampilan seseorang dalam mewujudkan unjuk kerja
sesuai dengn profesinya. Penyandangan dan penampilan “professional” ini telah
mendapat pengakuan, baik segara formal maupun informal.
Kata
profesional berasal dari profesi yang artinya menurut Syafruddin
Nurdin, diartikan sebagai suatu pekerjaan yang memerlukan pendidikan lanjut di
dalam science dan teknologi yang digunakan sebagai prangkat dasar untuk di
implementasikan dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat.
Definisi Profesional.
Istilah " Profesional " diadaptasikan dari istilah bahasa Inggris
yaitu Profession yang berarti pekerjaan atau karir . Menurut Kamus Dewan Bahasa
dan Pustaka ( Edisi Empat ) menafsirkan profesional sebagai :
1. Y ang terkait dengan ( bergiat dalam ) bidang profesi ( seperti hukum , medis , dan lain sebagainya ) Contoh : profesional ; ahli profesional .
2. berbasis ( membutuhkan dll ) kemampuan atau keterampilan yang khusus untuk melaksanakannya , efisien ( teratur ) dan memperlihatkan keterampilan tertentu . Contoh : setiap manajer atau eksekutif dalam satu - satu perusahaan harus tahu mengurus secara profesional .
3. melibatkan pembayaran dilakukan sebagai mata pencarian , mendapatkan pembayaran . Contoh : mereka harus mendapatkan bimbingan seorang pelatih teknis yang profesional di bidangnya .
4. orang yg mengamalkan ( karena pengetahuan , keahlian , dan keterampilan ) sesuatu bidang profesi ; memprofesionalkan menjadikan bersifat atau kelas profesional .
1. Y ang terkait dengan ( bergiat dalam ) bidang profesi ( seperti hukum , medis , dan lain sebagainya ) Contoh : profesional ; ahli profesional .
2. berbasis ( membutuhkan dll ) kemampuan atau keterampilan yang khusus untuk melaksanakannya , efisien ( teratur ) dan memperlihatkan keterampilan tertentu . Contoh : setiap manajer atau eksekutif dalam satu - satu perusahaan harus tahu mengurus secara profesional .
3. melibatkan pembayaran dilakukan sebagai mata pencarian , mendapatkan pembayaran . Contoh : mereka harus mendapatkan bimbingan seorang pelatih teknis yang profesional di bidangnya .
4. orang yg mengamalkan ( karena pengetahuan , keahlian , dan keterampilan ) sesuatu bidang profesi ; memprofesionalkan menjadikan bersifat atau kelas profesional .
PROFESIONAL, adalah
orang yang mempunyai profesi atau pekerjaan purna waktu dan hidup dari
pekerjaan itu dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi. Atau seorang
profesional adalah seseorang yang hidup dengan mempraktekkan suatu keahlian
tertentu atau dengan terlibat dalam suatu kegiatan tertentu yang menurut
keahlian, sementara orang lain melakukan hal yang sama sebagai sekedar hobi,
untuk senang-senang, atau untuk mengisi waktu luang.
C. Pengertian
profesionalisme
Profesionalisme adalah
komitmen para profesional terhadap profesinya. Komitmen tersebut ditunjukkan
dengan kebanggaan dirinya sebagai tenaga profesional, usaha terus-menerus untuk
mengembangkan kemampuan profesional, dst.
Profesionalisme
merupakan komitmen para anggota suatu profesi untuk meningkatkan kemampuannya
secara terus menerus.
Profesionalisme
berasal dan kata profesional yang mempunyai makna yaitu berhubungan dengan
profesi dan memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya, (KBBI, 1994).
Sedangkan profesionalisme adalah tingkah laku, keahlian atau kualitas dan
seseorang yang professional (Longman, 1987).
“Profesionalisme” adalah sebutan yang mengacu kepada sikap mental dalam bentuk komitmen dari para anggota suatu profesi untuk senantiasa mewujudkan dan meningkatkan kualitas profesionalnya.
“Profesionalisme” adalah sebutan yang mengacu kepada sikap mental dalam bentuk komitmen dari para anggota suatu profesi untuk senantiasa mewujudkan dan meningkatkan kualitas profesionalnya.
Profesionalisme
adalah suatu paham yang mencitakan dilakukannya kegiatan-kegiatan kerja
tertentu dalam masyarakat, berbekalkan keahlian yang tinggi dan berdasarkan
rasa keterpanggilan –serta ikrar untuk menerima panggilan tersebut dengan
semangat pengabdian selalu siap memberikan pertolongan kepada sesama yang
tengah dirundung kesulitan di tengah gelapnya kehidupan (Wignjosoebroto, 1999).
D. Pengertian
Profesionalisasi
Profesionalisasi”
adalah sutu proses menuju kepada perwujudan dan peningkatan profesi dalam
mencapai suatu kriteria yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
E. Pengertian
Profesionalitas
Profesionalitas merupakan sikap para
anggota profesi benar2 menguasai, sungguh2 kepada profesinya.
“Profesionalitas” adalah sutu sebutan
terhadap kualitas sikap para anggota suatu profesi terhadap profesinya serta
derajat pengetahuan dan keahlian yang mereka miliki untuk dapat melakukan
tugas-tugasnya.
Linguistik
Linguistik adalah sebuah cabang ilmu yang mempelajari bahasa. Tidak, kita bukan mempelajari bahasa asing seperti kita belajar bahasa Inggris di sekolah atau belajar bahasa Perancis di tempat les. Bukan seperti itu. Linguistik tidak mempelajari bagaimana menggunakan sebuah bahasa, tapi mempelajari MENGAPA sebuah bahasa digunakan dan unsur-unsur apa saja yang terkandung dalam sebuah bahasa.
Linguistik secara garis besar terbagi atas 2 yaitu; Linguistik Murni dan Linguistik Terapan
Linguistik Murni terdiri atas:
a. Fonologi: Ilmu yang mempelajari tentang fonem (satuan bunyi terkecil dalam bahasa). Jadi kita belajar bagaimana bunyi-bunyi diucapkan dalam bahasa-bahasa yang berbeda-beda dan dalam kondisi yang berbeda-beda. Seperti dalam bahasa Indonesia kita tidak terlalu membedakan antara bunyi /f/ dan /v/ karena keduanya terdengar sama bagi telinga kita. Tapi, bagi telinga Native Speaker bahasa Inggris, bunyi /f/ dan /v/ ini diucapkan berbeda (/v/ diucapkan dengan tekanan suara yang lebih keras. Dan perbedaan pengucapan bunyi /f/ dan /v/ dalam bahasa Inggris ini membedakan arti.
Contoh: Kata "Van" dan kata "Fan" memiliki makna yang berbeda karena mereka dibedakan oleh satu bunyi yang berbeda.
b. Morfologi: Ilmu yang mempelajari morfem (struktur kata atau bagian kata terkecil yang membedakan arti). Kita juga akan belajar tentang perubahan-perubahan bentuk kata. Kita ngebahas sistem perubahan kata benda, kata sifat, kata keterangan, dsb. kita juga belajar jenis2 afiksasi (imbuhan), pembentukan kata baru, penggabungan kata, bisa juga dijelaskan secara historis mengapa sebuah kata terbentuk.
c. Sintaksis: Ilmu yang mempelajari struktur kalimat. Bagaimana sebuah kalimat menjadi kalimat aktif/pasif. Apa saja jabatan dari kata-kata yang menyusun kalimat tersebut (apakah subject, verb, adverbial, etc). E
d. Semantik: Ilmu yang mempelajari makna dari kata, frase, kalimat, atau apapun dari tuturan yang kita ucapkan. Di sini kita belajar homonim, homofon, homograf, polisemi, Menerangkan-Diterangkan, silogisme dalam bahasa (kalo yg udah belajar matematika/filsafat mungkin ngerti. kayak macam logika yang ada di matematik itu). contoh pembahasan semantik: melalui beberapa teori linguistik, kita bisa membahas mengapapa sebuah buku diberi judul "Gurita Cikeas." Ada makna apa di balik kata "gurita" dan kata "Cikeas" yang membuat dia dijadikan judul sebuah buku.
e. Pragmatik: Ilmu yang mempelajari bagaimana unsur-unsur luar bahasa (konteks) sangat mempengaruhi tuturan-tuturan yang digunakan manusia. Sebagai contoh: sering kali orang-orang menggunakan tuturan tidak langsung dalam percakapan. Mengapa orang Inggris kalo sedang kesal, dia akan bilang, "Give me a break!" Padahal secara semantis, makna literalnya "berikan saya waktu untuk rehat." Tapi mengapa penutur asli Inggris sudah dapat memahami bahwa orang kalau sudah mengucapkan "Give me a break, artinya dia sudah kesal?" Itu dapat dibahas di pragmatik dengan dikaitkan dengan teori-teori yang ada.
Catatan: Sebenarnya ilmu "pragmatik" ini kayak anak hilang. jadi dia antara linguistik murni dan linguistik terapan. masih diperdebatkan oleh para ahli.
Linguistik Terapan. nah beberapa contoh ilmu linguistik terapan adalah:
a. Sosiolinguistik: Ilmu ini mempelajari unsur-unsur yang dipelajari dalam linguistik murni (bisa bunyi, kata, kalimat, maupun makna) yang dikaitkan dengan unsur-unsur sosial yang mempengaruhi para pengguna bahasa. Sebagai contoh: dalam sosiolinguistik kita dapat membahas bagaimana bahasa Jawa dibedakan antara beberapa bagian "Ngoko, Kromo Madya, Kromo Inggil" dan apa hubungannya pembagian ini dengan kehidupan sosial masyarakat Jawa.
b. Psikolinguistik: Ilmu ini mempelajari unsur-unsur bahasa dalam linguistik murni yang dikaitkan dengan kemampuan otak manusia untuk memproduksi dan memahami unsur-unsur bahasa tersebut. Yang akan dibahas dalam ilmu ini contohnya adalah bagaimana seorang anak kecil dapat memahami bahasa yang diajarkan oleh ibunya, otaknya bagian mana yang memproses pengertian suatu konsep bahasa, dan bagaimana perkembangan pengucapannya.
c. Analisis Wacana: Ilmu ini mempelajari bagaimana unsur-unsur bahasa digunakan dalam berbagai wacana dalam kehidupan sehari-hari (bisa di percakapan/dialog, di surat kabar, di pengajaran bahasa di kelas, di suatu rapat politik, di pengadilan, di iklan, di film, di buku, di pertunjukkan drama, dan lain sebagainya).
Bagian Komputer
Komputer terbagi Tiga yaitu;
1. Hardware atau Perangkat Keras : peralatan yang secara fisik terlihat dan bisa di jamah.
2. Software atau Perangkat Lunak : program yang berisi instruksi/perintah untuk melakukan pengolahan data.
3. Brainware : manusia yang
mengoperasikan dan mengendalikan sistem komputer. Penggolongan Komputer
Literatur terbaru tentang komputer melakukan penggolongan komputer
berdasarkan Tiga hal, Yaitu : Data yang diolah, Penggunaan, Kapasitas/Ukurannya, dan Generasinya.
►Berdasarkan Data Yang Diolah
1. Komputer Analog
2. Komputer Digital
3. Komputer Hybrid
►Berdasarkan Penggunannya
1. Komputer Untuk Tujuan Khusus (Special Purpose Computer)
2. Komputer Untuk Tujuan Umum (General Purpose Computer)
►Berdasarkan Kapasitas dan Ukurannya
1. Komputer Mikro (Micro Computer)
2. Komputer Mini (Mini Computer)
3. Komputer Kecil (Small Computer)
4. Komputer Menengah (Medium Computer)
5. Komputer Besar (Large Computer)
6. Komputer Super (Super Computer)
►Berdasarkan Generasinya
1. Komputer Generasi Pertama (1946-1959)
2. Komputer Generasi Kedua (1959-1964)
3. Komputer Generasi Ketiga (1964-1970)
4. Komputer Generasi Keempat (1979-sekarang)
5. Komputer Generasi Kelima
Komputer
Istilah komputer mempunyai arti yang luas dan berbeda bagi setiap orang. Istilah komputer (computer) diambil dari bahasa Latin computare yang berarti menghitung (to compute atau to reckon).
Menurut Blissmer (1985), komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas, yaitu menerima input, memproses input sesuai dengan instruksi yang diberikan, menyimpan perintah-perintah dan hasil pengolahannya, serta menyediakan output dalam bentuk informasi.
Sedangkan menurut Sanders (1985), komputer adalah sistem elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya, dan menghasilkan output berdasarkan instruksi-instruksi yang telah tersimpan di dalam memori. Dan masih banyak lagi ahli yang mencoba mendefinisikan secara berbeda tentang komputer. Namun, pada intinya dapat disimpulkan bahwa komputer adalah
suatu peralatan elektronik yang dapat menerima input, mengolah input, memberikan informasi, menggunakan suatu program yang tersimpan di memori komputer, dapat menyimpan program dan hasil pengolahan, serta bekerja secara otomatis.
Dari definisi tersebut terdapat tiga istilah penting, yaitu input (data), pengolahan data, dan informasi (output). Pengolahan data dengan menggunakan komputer dikenal dengan nama pengolahan data elektronik (PDE) atau elecronic data processing (EDP). Data adalah kumpulan kejadian yang diangkat dari suatu kenyataan (fakta), dapat berupa angka-angka, huruf, simbol-simbol khusus, atau gabungan dari ketiganya. Data masih belum dapat bercerita banyak sehingga perlu diolah lebih lanjut.
Pengolahan data merupakan suatu proses manipulasi dari data ke dalam bentuk yang lebih berguna dan lebih berati, yaitu berupa suatu informasi. Dengan demikian, informasi adalah hasil dari suatu kegiatan pengolahan data yang memberikan bentuk yang lebih bermakna dari suatu fakta. Oleh karena itu, pengolahan data elektronik adalah proses manipulasi dari data ke dalam bentuk yang lebih bermakna berupa suatu informasi dengan menggunakan suatu alat elektronik, yaitu komputer.
Langganan:
Postingan (Atom)

